PERKUMPULAN LINGKAR

Perkumpulan Lingkar berdiri pada tahun 2007. Perkumpulan Lingkar adalah sebuah lembaga nirlaba yang bergerak di bidang pengurangan risiko bencana, adaptasi perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan. Perkumpulan Lingkar aktif mendampingi, memfasilitasi dan meningkatkan kapasitas komunitas yang rentan terkena bencana, baik komunitas desa maupun sekolah, dalam menerapkan upaya-upaya pengelolaan risiko bencana berbasis komunitas. Pada kerja-kerja berjaringan, Perkumpulan Lingkar aktif berpartisipasi sebagai anggota di jaringan-jaringan kerja pengurangan risiko bencana, seperti KPB/CDE (Konsorsium Pendidikan Bencana), Platform Nasional Pengurangan Risiko Bencana Indonesia dan Forum Pengurangan Risiko Bencana di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, Lingkar juga aktif menjalin kerjasama dan memberikan dukungan teknis kepada BNPB dan BPBD di beberapa daerah, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Barat, Jambi dan Nusa Tenggara Barat, untuk melaksanakan usaha-usaha pengelolaan risiko bencana dan pembangunan berkelanjutan.

 

Ide inovasi inklusi untuk kompetisi IDEAKSI: Pengembangan Sistem Peringatan Dini dan Rencana Evakuasi yang Inklusif terhadap Erupsi Gunungapi Merapi di Desa Girikerto

 

Tentang inovasi: Ide ini berangkat dari kenyataan bahwa walaupun di suatu desa sudah memiliki Rencana Kontingensi, tidak semua masyarakat mengetahui dan memahaminya. Jangankan kaum rentan dan penyandang disabilitas, masyarakat pada umumnya pun seringkali tidak tahu. 

 

Sistem Peringatan Dini dan Rencana Evakuasi merupakan bagian penting dari Rencana Kontinjensi, namun biasanya masih bersifat umum dan belum spesifik mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi penyandang disabilitas. Kami akan mengembangkan adaptasi sistem peringatan dini dan rencana evakuasi yang bisa dipahami dan dipraktekkan oleh penyandang disabilitas, sesuai dengan jenis disabilitas yang ada di desa tersebut.